Perbedaan Bahan Kaos Cotton Combed 20s 30s & 40s

Perbedaan bahan kaos cotton combed 20s 30s & 40s banyak dicari informasinya oleh mereka yang terjun ke dunia clothing. Memang bisnis clothing sedang menjamur akhir-akhir ini. Biasanya digerakkan oleh para pemuda yang memiliki jejaring sosial yang kuat. Hal ini tak lain karena kualitas cotton combed yang tergolong bagus.

Mereka menawarkan produk kaos distro atau kaos sablon dengan custom desain. Harganya bermacam-macam, mulai dari puluhan hingga ratusan ribu rupiah. Tentu ini bisnis yang menggiurkan. Sehingga banyak orang mulai dari orang awam hingga artis papan atas tergiur ingin bisnis kaos dari cotton combed atau bahan kain lainnya.

Namun masih banyak orang yang terjun dunia bisnis clothing masih bingung soal perbedaan bahan kaos cotton combed 20s 30s & 40s. Sebenarnya bagaimana membedakan kaos cotton combed? Kenapa dinamai dengan angka-angka demikian? Sebelum menjawab pertanyaan itu, mari bahas dulu mengenai bahan kaos cotton combed.

 

Sekilas tentang kain Cotton Combed

Cotton combed merupakan salah satu jenis kain katun yang dibuat dengan benang khusus yang seratnya sangat halus. Kain ini biasanya dipakai untuk keperluan membuat baju. Oleh karena teksturnya yang lembut, tentu akan nyaman di kulit.

Dalam bisnis clothing, kualitas cotton combed sangat baik dan juga banyak dipakai karena karena kainnya mudah untuk didesain dengan teknik sablon manual maupun printing. Selain itu juga memiliki banyak pilihan ketebalan, sehingga nantinya akan mudah dalam urusan mengatur kenyamanan untuk konsumen serta harganya.

Kain cotton combed memiliki bermacam-macam jenis. Dibedakan berdasarkan tingkat ketebalan kainnya (gramasi) serta teknik pembuatan benangnya. Namun umumnya perbedaan bahan kaos cotton combed 20s 30s & 40s ini tidak terlalu dipikirkan oleh konsumen. Yang penting adalah desain, itulah fakta yang ada sekarang.

Kain katun memiliki kelenturan dan kelembutan yang cocok di badan manusia. Untuk merawat kaos berbahan ini, sebaiknya kalau mencuci hati-hati menyikatnya. Dan agar sablonan kaos di cotton combed tidak cepat pudar, ada teknik khusus. Yaitu dengan melapisi gambar sablonan dengan kertas HVS, baru kemudian disetrika.

 

Membedakan kaos cotton combed 20s 30s & 40s

Banyaknya perbedaan bahan kaos cotton combed 20s 30s & 40s seringkali membuat masyarakat awam maupun orang yang terjun di industri clothing jadi makin paham. Meski sama-sama cotton combed, rupanya ternyata ada perbedaan mendasar.

Kalau berdasarkan tingkat gramasinya memang dibedakan atas cotton combed 20s, 24s, 30s dan 40s. Sedangkan kalau berdasarkan teknik pemintalan benangnya, terbagi atas cotton combed (s) dan cotton combed (d).

Kualitas cotton combed (d) yang dibuat dengan jarum ganda ini akan menghasilkan gramasi 2 kali lipat, sehingga kainnya jadi lebih tebal. Namun dalam industri clothing, katun kombed (d) jarang dipakai, lebih seringnya yang (s).

Ada 3 macam jenis cotton combed yang dibedakan dari ketebalan kainnya. Dan ini merupakan kain yang paling banyak digunakan untuk membuat kaos. Berikut cara membedakan kaos cotton combed 20s 30s & 40s:

  1. Cotton Combed 20s
    Ini adalah jenis kain katun kombed yang memiliki ketebalan paling tebal. Tingkat gramasinya 180 sampai 220 gram per meter persegi. Dibuat dengan teknik pintal jarum tunggal.
    Kaos yang memiliki bahan Cotton Combed 20s biasanya paling mahal di antara lainnya. Kaosnya tidak nerawang dan terkesan lembut, serta menyerap keringat dengan baik.
  2. Cotton Combed 30s
    Kain katun kombed 30s merupakan yang paling banyak dipakai dalam bisnis clothing. Memiliki ketebalan sedang. Tingkat gramasinya 140 hingga 160 gram per meter persegi. Teknik pembuatan benangnya dengan pemintalan satu jarum tunggal.
  3. Cotton Combed 40s
    Ini adalah jenis kain katun kombed paling tipis. Meskipun tipis, namun tetap enak dan dingin dipakai. Tidak menyakiti kulit dan tidak bikin gerah. Cotton combed 40s memiliki tingkatan gramasi 110 sampai 120 gram per meter persegi. Pembuatannya dari pemintalan benang jarum tunggal.

Melihat perbedaan bahan kaos cotton combed 20s 30s & 40s di atas dapat disimpulkan bahwa semakin banyak angkanya, justru kain katunnya main tebal. Dan kaos katun terbaik itu yang memiliki gramasi sedang. Jadi tidak tebal dan juga tidak tipis. Jadi bagaimana? Kualitas cotton combed cukup baik bukan?

 

Leave a Reply